Suasana ramai dengan strategi tarik pengunjung di Jakarta X Beauty di JCC dengan booth bernuansa oranye
Suasana ramai dengan strategi tarik pengunjung di Jakarta X Beauty di JCC dengan booth bernuansa oranye
0 0
Read Time:5 Minute, 9 Second

jkt.infoStrategi tarik pengunjung di Jakarta X Beauty jadi sorotan para pelaku bisnis kecantikan dan lifestyle di ibu kota, setelah gelaran pameran produk beauty terbesar di Jakarta ini kembali dipadati ribuan pengunjung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Brand-brand lokal maupun internasional adu strategi: mulai dari desain booth, gimik promo, hingga kolaborasi influencer untuk memikat Anak Jakarta yang datang dari berbagai penjuru Jabodetabek.

Warga Jakarta yang mampir ke Jakarta X Beauty bukan cuma mau belanja skincare dan makeup, tapi juga cari pengalaman: spot foto estetik, sesi talkshow edukatif, sampai kesempatan ketemu beauty creator favorit. Di balik ramainya antrean, ada racikan strategi marketing yang cukup matang dari para tenant agar stand mereka jadi tujuan utama para pengunjung, bukan sekadar tempat lewat.

Event yang digelar beberapa hari ini membuat area Senayan dan sekitarnya kembali jadi magnet kaum urban. Mulai dari commuter yang turun di MRT Istora Mandiri, penumpang Transjakarta yang berhenti di Halte Gelora Bung Karno, sampai pengunjung yang datang naik ojek online, semua tumpah ruah ke satu titik: hall pameran dengan booth berlampu hangat dan dekor bernuansa oranye dan pastel yang instagramable.

Baca Juga: Update Event & Konser Terbaru di Jakarta

Strategi Tarik Pengunjung di Jakarta X Beauty: Apa Saja Jurus Utamanya?

Buat Sobat jkt.info yang punya brand atau lagi mikir buka booth di event serupa, Jakarta X Beauty bisa dibilang “laboratorium” strategi marketing ritel versi nyata. Dari hasil pantauan tim jkt.info dan liputan berbagai media, ada beberapa pola yang kelihatan jelas dipakai banyak tenant untuk menarik traffic ke stand mereka.

Pertama, desain booth yang eye-catching. Warna-warna hangat seperti oranye, coral, dan peach mendominasi banyak brand karena dianggap dekat dengan nuansa kulit dan kecantikan, sekaligus fotogenik di kamera HP. Lampu-lampu warm white ala lampu jalan Jakarta di malam hari bikin produk tampak lebih “hidup” dan mengundang orang untuk mendekat.

Kedua, promo terbatas dan bundling. Anak Jakarta sudah hafal: kalau di pameran beauty, pasti cari diskon. Tenant memanfaatkan itu dengan bikin promo jam-jaman: early bird di pagi hari, happy hour di jam pulang kantor, dan flash sale menjelang pameran tutup. Paket bundling serum + moisturizer + cleanser dengan harga spesial jadi senjata andalan menggaet pengunjung yang tadinya cuma mau lihat-lihat.

Ketiga, aktivasi digital dan influencer. Banyak brand mengandalkan story dan live Instagram, plus kolaborasi dengan beauty influencer yang punya basis followers kuat di Jabodetabek. Begitu ada info “meet & greet jam 16.00” atau “makeup demo jam 14.30” muncul di feed, pengunjung langsung berkumpul di satu titik, membuat booth tersebut tampak paling ramai dan otomatis menarik perhatian pengunjung lain.

Pengalaman Pengunjung Jadi Kunci di Jakarta X Beauty

Anak Jakarta datang ke Jakarta X Beauty tidak hanya untuk hemat, tapi juga untuk dapat experience. Itu yang ditangkap banyak brand sebagai strategi.

Zona coba produk (testing station) dengan pencahayaan bagus jadi salah satu magnet terbesar. Pengunjung bisa swatch lipstik, bandingkan shade cushion, atau cek tekstur serum langsung, dibantu beauty advisor yang siap kasih rekomendasi sesuai tipe kulit. Di sisi lain, banyak booth menyediakan spot foto tematik dengan background serba oranye, neon sign, dan dekor ala kafe Jakarta Selatan.

Selain itu, jadwal talkshow dan mini workshop juga semakin padat. Tema-tema seperti “skincare untuk udara Jakarta yang polusinya tinggi” sampai “makeup tahan lama untuk commuter” jadi bahasan yang relevan buat warga urban. Brand yang aktif mengisi sesi edukatif biasanya menuai antrian konsisten, karena pengunjung merasa dapat nilai tambah selain belanja.

“Di event kayak gini, pengunjung maunya simple: bisa cobain produk, dapat diskon, dan pulang bawa ilmu baru. Kalau brand bisa kasih tiga-tiganya, booth mereka pasti ramai seharian,” ujar salah satu pengunjung asal Bekasi yang ditemui di area hall utama.

Untuk menambah interaksi, beberapa tenant juga mengadakan games ringan seperti spin the wheel, stamp kartu kunjungan, atau challenge upload Insta Story dengan mention brand. Hadiahnya bisa berupa mini size produk, voucher belanja, atau tote bag eksklusif—hadiah kecil yang cukup bikin pengunjung rela antre sebentar.

Dampak Jakarta X Beauty ke Ekosistem Beauty Lokal

Buat ekosistem beauty lokal di Jabodetabek, Jakarta X Beauty sudah jadi semacam “panggung utama”. Brand-brand baru yang sebelumnya hanya berjualan online lewat marketplace dan media sosial menggunakan event ini sebagai first offline touchpoint dengan pelanggan mereka di Jakarta dan sekitarnya.

Di satu sisi, kompetisi antar brand makin ketat. Pengunjung bisa membandingkan tekstur, harga, sampai layanan dalam satu hall yang sama. Tapi di sisi lain, ini juga jadi ajang pembuktian kualitas brand lokal yang makin percaya diri bersanding dengan nama-nama besar internasional.

Event fisik seperti ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi mikro. Di luar hall pameran, ada tenant F&B lokal, ojek online yang kebanjiran order antar-jemput, sampai penjual camilan rumahan yang ikut kebagian rezeki dari lonjakan pengunjung di kawasan Senayan.

Baca Juga: Panduan Transportasi Umum di Jakarta untuk Warga Baru

Tips Buat Brand yang Ingin Ikut Jakarta X Beauty

Kalau Sobat jkt.info punya rencana ikutan event serupa di Jakarta, beberapa poin strategi berikut bisa jadi referensi:

  • Rancang booth yang fungsional dan fotogenik: Utamakan alur keluar-masuk pengunjung yang nyaman, display produk yang mudah dijangkau, dan titik foto dengan nuansa oranye/hangat yang enak buat konten.
  • Siapkan promo terstruktur: Susun jadwal diskon, bundling, dan flash sale sejak awal. Komunikasikan dengan jelas lewat poster, layar digital, dan akun media sosial.
  • Maksimalkan media sosial sebelum dan saat event: Umumkan lokasi booth, jadwal aktivitas, dan teaser promo. Saat event, rutin update story atau live supaya followers yang belum datang terdorong menyusul.
  • Sediakan tester dan konsultasi ahli: Kehadiran beauty advisor yang paham kondisi kulit warga urban (kulit berminyak, mudah berjerawat karena polusi, dan sering di ruang AC) akan sangat membantu closing penjualan.
  • Data pengunjung: Manfaatkan QR code untuk mengumpulkan kontak atau followers baru; tawarkan diskon tambahan bagi yang follow akun brand di tempat.

Bagi Commuters dan Anak Jakarta yang berencana berburu promo di edisi Jakarta X Beauty berikutnya, usahakan datang di jam yang tidak terlalu padat, cek dulu rute terbaik—MRT, Transjakarta, atau KRL + ojek online—dan siapkan tas tambahan untuk bawa belanjaan supaya tetap nyaman di perjalanan pulang.

Dengan memahami strategi tarik pengunjung di Jakarta X Beauty, baik brand maupun pengunjung bisa menikmati event lebih maksimal: brand dapat exposure dan penjualan, pengunjung pulang dengan tas penuh produk dan pengalaman seru khas akhir pekan di Jakarta.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan