jkt.info – Perbaikan jalan berlubang di Jakarta kembali dikebut usai hujan deras beberapa pekan terakhir. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengklaim hampir 6.000 titik jalan berlubang di berbagai ruas ibu kota sudah dan sedang diperbaiki untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan.
Warga Jakarta yang tiap hari wara-wiri pakai motor atau mobil pasti sudah merasakan sendiri: habis hujan, jalanan bukan cuma licin, tapi juga makin banyak lubang. Kondisi ini bikin perjalanan nggak nyaman, sekaligus membahayakan, terutama malam hari atau saat genangan masih menutup permukaan aspal.
Hampir 6.000 Titik Jalan Berlubang Sudah Disisir
Menurut pemaparan Pemprov DKI yang dirangkum dari keterangan resmi dan video peninjauan lapangan, Pramono mengarahkan jajaran dinas terkait untuk melakukan pendataan cepat dan perbaikan darurat di titik-titik yang paling parah terdampak hujan.
Hasilnya, hampir 6.000 titik jalan berlubang tersebar di lima wilayah kota Jakarta terdata dan mulai digarap. Fokus utama ada di ruas-ruas yang jadi jalur harian commuters:
- Jalan-jalan utama di Jakarta Pusat seperti sekitar Sudirman, Kuningan, dan sekitarnya.
- Koridor sibuk di Jakarta Selatan, termasuk kawasan TB Simatupang dan seputar Fatmawati.
- Beberapa titik rawan genangan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang sering tergenang saat hujan lebat.
- Jalur penghubung permukiman padat di Jakarta Timur, yang banyak dilalui ojek online dan angkutan umum.
Perbaikan dilakukan dengan metode tambal cepat (patching) sampai pengaspalan ulang (overlay) di titik-titik yang kerusakannya cukup dalam atau memanjang. Prioritas utama: jalur yang lalu lintasnya padat dan banyak dilalui kendaraan roda dua.
Baca Juga: Update Banjir Jakarta dan Dampaknya ke Lalu Lintas
Penyebab Utama: Hujan Deras, Genangan, dan Beban Kendaraan
Buat Anak Jakarta yang sering bertanya, “Kok tiap musim hujan jalanan cepat rusak?”, jawabannya kombinasi beberapa faktor. Hujan deras yang turun hampir setiap hari bikin air masuk ke sela-sela aspal yang sudah retak. Saat kendaraan berat lewat, tekanan ban di atas lapisan aspal yang sudah rapuh itu membuat permukaan jalan runtuh dan membentuk lubang.
Di beberapa ruas, drainase yang belum optimal memperparah situasi. Genangan yang bertahan lama membuat struktur jalan lembek dan mudah terkelupas. Ditambah lagi volume truk dan bus yang melintas di beberapa koridor utama, kerusakan jadi lebih cepat dan lebih parah.
“Hujan deras ini memang menguji kualitas infrastruktur jalan kita. Begitu ada laporan jalan berlubang, kami minta dinas terkait untuk langsung turun dan menindaklanjuti, terutama di jalur yang padat dan rawan kecelakaan,” demikian garis besar pernyataan Pramono dalam peninjauan lapangan yang terekam dalam video.
Sobat jkt.info yang tiap hari melintasi jalur Macet Sudirman–Thamrin atau koridor Kalimalang–Bekasi pasti sadar kalau satu lubang kecil saja bisa bikin satu lajur melambat karena pengemudi menghindar mendadak.
Dampak ke Commuters: Macet Tambah, Risiko Kecelakaan Naik
Jalan berlubang bukan cuma bikin suspensi mobil dan motor menderita, tapi juga langsung berimbas ke keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Beberapa dampak yang dikeluhkan warga:
- Pengendara motor sering hilang keseimbangan jika tidak melihat lubang yang tertutup genangan.
- Mobil refleks mengerem atau menghindar mendadak, berpotensi menimbulkan tabrakan beruntun.
- Kecepatan kendaraan turun drastis di titik rusak, sehingga mengularkan antrean dan macet.
- Ban pecah atau velg peyang akibat menghantam lubang dengan kecepatan cukup tinggi.
Pramono meminta warga aktif melaporkan titik jalan rusak melalui kanal pengaduan resmi Pemprov DKI, mulai dari aplikasi hingga media sosial, agar tim di lapangan bisa bergerak lebih cepat.
“Kami butuh partisipasi warga. Kalau ada jalan berlubang yang membahayakan, laporkan. Makin cepat terdata, makin cepat bisa kami tangani,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Cara Pemprov Menangani Perbaikan Jalan Berlubang
Perbaikan jalan berlubang di Jakarta dilakukan dalam dua pola: darurat dan permanen. Perbaikan darurat dilakukan untuk menghilangkan bahaya langsung, biasanya dengan penambalan cepat menggunakan aspal dingin atau bahan sementara lainnya.
Setelah itu, ketika cuaca lebih stabil dan jadwal pekerjaan bisa diatur tanpa mengganggu lalu lintas terlalu parah, barulah dilakukan perbaikan permanen dengan membongkar lapisan lama dan mengaspal ulang.
Sejumlah langkah teknis yang kini dikebut di lapangan antara lain:
- Pemetaan digital titik-titik kerusakan berdasar laporan warga dan patroli petugas.
- Penjadwalan pengerjaan malam hari di ruas-ruas utama untuk mengurangi kemacetan.
- Koordinasi dengan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas saat ada pekerjaan perbaikan.
- Evaluasi kualitas kontraktor dan material agar jalan tak cepat rusak lagi saat musim hujan berikutnya.
Baca Juga: Rencana Peningkatan Kualitas Jalan Utama Jakarta
Tips Aman Lewat Jalan Berlubang untuk Pengendara Jakarta
Sambil nunggu seluruh titik selesai diperbaiki, commuters tetap perlu ekstra waspada. Berikut beberapa tips praktis buat Anak Jakarta yang tiap hari melewati jalur rawan:
- Kurangi kecepatan saat hujan atau ada genangan. Air bisa menutupi lubang sehingga sulit terlihat.
- Jaga jarak aman dengan kendaraan depan. Selain menghindari rem mendadak, kamu juga punya ruang untuk mengelak kalau ada lubang.
- Gunakan lampu utama dengan benar saat malam. Pencahayaan yang cukup membantu melihat kontur jalan.
- Bagi pengendara motor, hindari membawa beban terlalu berat dan pastikan tekanan ban sesuai standar agar tidak mudah slip atau rusak.
- Hafalkan titik-titik lubang yang sering kamu lewati dan sampaikan ke keluarga atau teman yang lewat jalur yang sama.
Kalau menemukan jalan berlubang yang parah, Sobat jkt.info bisa langsung lapor ke kanal resmi Pemprov DKI atau mention akun resmi Dinas Bina Marga dan Pemprov DKI di media sosial dengan menyertakan foto, titik lokasi (share location), serta waktu kejadian.
Penutup: Tetap Waspada, Pantau Info Jalan Harian
Perbaikan jalan berlubang di Jakarta yang menyentuh hampir 6.000 titik ini jadi sinyal bahwa infrastruktur jalan ibu kota masih harus kerja ekstra menghadapi musim hujan. Di satu sisi, perbaikan masif ini memberi harapan kenyamanan dan keamanan berkendara akan membaik. Di sisi lain, warga tetap perlu waspada dan proaktif melaporkan kerusakan yang berpotensi membahayakan.
Warga Jakarta, pantau terus kondisi jalan di rute harian kamu, atur waktu berangkat sedikit lebih awal kalau tahu ada pengerjaan jalan, dan pilih rute alternatif bila memungkinkan. Untuk info lalu lintas terkini, gangguan jalan, sampai update cuaca yang berpotensi bikin genangan, tetap ikuti update dari jkt.info agar perjalanan kamu lebih aman dan terkendali.
