jkt.info – banjir Villa Pamulang Depok belum juga surut hingga hari ini, membuat sekitar 320 warga masih harus bertahan di lokasi pengungsian setelah kawasan perumahan di Depok itu terendam sejak hujan lebat melanda wilayah Jabodetabek beberapa hari terakhir.
Warga Jakarta dan sekitarnya yang biasa lalu lalang area selatan kota perlu waspada, karena banjir di komplek Villa Pamulang Depok ini bukan cuma mengganggu aktivitas harian warga setempat, tapi juga berpotensi berdampak ke akses jalan penghubung Depok–Tangerang Selatan dan arus komuter yang melintas di sekitar lokasi.
Kronologi Banjir di Villa Pamulang Depok
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, banjir di Villa Pamulang Depok dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Depok dan sekitarnya sejak beberapa hari lalu. Aliran air di sekitar permukiman yang tak tertampung drainase membuat kawasan rendah di dalam kompleks cepat tergenang.
Sejumlah titik di dalam perumahan dilaporkan terendam dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 40 cm hingga lebih dari 1 meter di beberapa blok yang posisinya lebih rendah. Air belum sepenuhnya surut karena aliran pembuangan yang menuju saluran lebih besar juga masih tinggi imbas tingginya curah hujan di hulu.
Sobat jkt.info yang punya keluarga atau kerabat di Depok, khususnya di sekitar Pamulang dan Cinere, perlu memantau terus update kondisi cuaca dan debit air, mengingat hujan lokal masih berpotensi turun pada sore hingga malam hari.
Baca Juga: Update Banjir Jakarta & Titik Genangan Terkini
320 Warga Masih Mengungsi
Dampak paling terasa dari banjir Villa Pamulang Depok ini adalah banyaknya warga yang harus meninggalkan rumah. Data sementara dari aparat setempat menyebut sekitar 320 warga mengungsi ke beberapa titik, mulai dari musala, aula RW, hingga tenda darurat yang disiapkan di area yang lebih tinggi.
Pengungsi terdiri dari anak-anak, lansia, hingga ibu hamil yang rumahnya terendam dan dinilai tidak aman untuk ditempati sementara. Beberapa warga memilih bertahan di lantai dua rumah, tapi tetap memerlukan suplai logistik karena akses menuju rumah sudah sulit dilalui.
“Kami sudah tiga hari di pengungsian, belum berani pulang karena air di rumah belum surut dan listrik masih dipadamkan,” ujar salah satu warga yang mengungsi di aula lingkungan, menggambarkan situasi terkini di Villa Pamulang Depok.
Untuk kebutuhan sehari-hari, bantuan logistik seperti makanan siap saji, air mineral, selimut, dan perlengkapan bayi masih terus dibutuhkan. Relawan serta petugas kelurahan bergantian memantau kondisi pengungsi, terutama di malam hari ketika suhu turun dan hujan masih mungkin kembali mengguyur.
Dampak ke Aktivitas Harian dan Akses Jalan
Buat commuters yang biasa melintasi jalur Depok–Pamulang atau punya agenda ke wilayah selatan, kondisi banjir Villa Pamulang Depok ini juga berdampak pada mobilitas. Beberapa jalan lingkungan di dalam perumahan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, sementara roda dua masih nekat menerobos di titik genangan yang tidak terlalu dalam.
Meski jalan utama di luar komplek masih bisa dilalui, antrean kendaraan sempat mengular karena banyak warga yang memarkirkan mobil di badan jalan area tinggi untuk mengamankan kendaraan mereka dari banjir.
Anak Jakarta yang punya rencana berkunjung ke area Depok bagian selatan disarankan untuk mengecek kondisi lalu lintas dan cuaca terlebih dulu melalui aplikasi pemantau lalu lintas atau media sosial resmi pemerintah daerah sebelum berangkat.
Baca Juga: Tips Hadapi Musim Hujan di Jabodetabek
Respons Pemerintah dan Upaya Penanganan
Pemerintah setempat bersama perangkat kelurahan dan relawan sudah menyiapkan beberapa posko pengungsian, titik distribusi logistik, serta pos kesehatan untuk menangani warga yang terdampak banjir di Villa Pamulang Depok.
Petugas juga melakukan pemantauan berkala terhadap ketinggian air dan melakukan penyedotan di beberapa titik yang memungkinkan. Selain itu, aliran selokan dan drainase diperiksa untuk memastikan tidak ada sampah yang menyumbat agar air bisa lebih cepat mengalir.
“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar pengungsi tercukupi dan meminimalkan risiko penyakit pascabanjir. Pembersihan saluran dan percepatan surutnya air juga terus diupayakan,” ungkap seorang petugas lapangan yang ditemui di lokasi.
Pihak berwenang mengimbau warga yang masih bertahan di rumah-rumah tergenang untuk segera melapor jika membutuhkan evakuasi tambahan, terutama bagi lansia dan anak-anak yang rentan terhadap penyakit kulit, ISPA, dan gangguan kesehatan lain akibat air kotor.
Potensi Hujan Lanjutan di Jabodetabek
Bagi warga Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi, banjir Villa Pamulang Depok ini jadi pengingat bahwa musim hujan di Jabodetabek belum selesai. Potensi hujan lebat terutama di sore hingga malam hari masih perlu diwaspadai, khususnya di wilayah selatan Jakarta dan Depok yang kerap menjadi zona penampung hujan lokal.
Warga di bantaran kali, kompleks padat penduduk, dan perumahan dengan sistem drainase terbatas dianjurkan untuk:
- Rajin mengecek dan membersihkan saluran air di sekitar rumah.
- Menyusun barang-barang penting di tempat yang lebih tinggi.
- Menyiapkan tas darurat berisi dokumen penting, obat-obatan, dan pakaian ganti.
- Memantau info prakiraan cuaca dan peringatan dini dari BMKG atau kanal resmi pemerintah daerah.
Imbauan untuk Warga dan Commuters
Untuk Sobat jkt.info yang tinggal di sekitar Villa Pamulang Depok atau sering melintasi area tersebut, berikut beberapa hal praktis yang bisa diperhatikan:
- Hindari memaksa kendaraan, terutama mobil, masuk ke area genangan yang tidak jelas kedalamannya.
- Gunakan sepatu boots atau sandal karet jika harus melintasi air, dan cuci kaki dengan bersih setelahnya untuk menghindari penyakit kulit.
- Pastikan perangkat elektronik penting dan stop kontak di rumah berada di posisi aman dari air.
- Simak update resmi dari kelurahan, BPBD, dan pemerintah kota soal kondisi banjir dan rencana penanganannya.
Untuk Anak Jakarta yang punya keluarga di Villa Pamulang Depok, usahakan tetap terhubung lewat telepon atau pesan singkat untuk memantau kondisi mereka, dan siapkan bantuan jika diperlukan, entah berupa logistik, tumpangan sementara, atau dukungan lain.
Tim jkt.info akan terus memantau perkembangan banjir Villa Pamulang Depok, termasuk update jika air mulai surut, pengungsi pulang ke rumah, atau ada rekayasa lalu lintas yang memengaruhi mobilitas warga Jabodetabek.
