Suasana senja dan jadwal azan magrib Jakarta 22 Februari 2026 di kawasan Sudirman dengan langit oranye dan commuters menyiapkan berbuka
Suasana senja dan jadwal azan magrib Jakarta 22 Februari 2026 di kawasan Sudirman dengan langit oranye dan commuters menyiapkan berbuka
0 0
Read Time:5 Minute, 33 Second

jkt.infoJadwal azan magrib Jakarta 22 Februari 2026 jadi info penting buat warga ibu kota yang sedang beraktivitas, terutama yang menjalankan ibadah puasa sunnah. Di tengah padatnya ritme kota, mengetahui waktu berbuka secara tepat membantu commuters dan anak Jakarta mengatur ritme kerja, perjalanan pulang, dan ibadah dengan lebih tertib.

Pada Minggu, 22 Februari 2026, waktu azan Magrib untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya berada di kisaran sekitar pukul 18.15 WIB, mengacu pada kalender resmi dan kebiasaan jadwal salat di kawasan Jabodetabek. Meski begitu, warga tetap disarankan mengecek kembali jadwal di masjid terdekat, aplikasi resmi, atau jam digital mushala kantor masing-masing sebagai konfirmasi.

Jadwal Azan Magrib Jakarta 22 Februari 2026

Buat Sobat jkt.info yang sering terjebak macet di Sudirman, Thamrin, Kuningan, atau koridor TB Simatupang saat jam pulang, tahu jadwal Magrib itu krusial. Selain untuk berbuka puasa sunnah, juga penting buat yang ingin salat berjemaah di masjid kantor atau rest area sepanjang perjalanan pulang.

Berikut gambaran umum jadwal salat untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, serta sebagian Depok, Bekasi, Tangerang Kota dalam radius yang berdekatan) pada Ahad, 22 Februari 2026 berdasarkan pola kalender hijriah dan kebiasaan waktu salat di ibu kota:

  • Subuh: sekitar 04.35 WIB
  • Dzuhur: sekitar 12.05 WIB
  • Ashar: sekitar 15.25 WIB
  • Magrib: sekitar 18.15 WIB
  • Isya: sekitar 19.25 WIB

Perlu dicatat, ini adalah estimasi waktu untuk memberi gambaran ke warga. Untuk kepastian, selalu cocokkan dengan jadwal resmi Kementerian Agama atau jadwal salat yang tertera di masjid sekitar rumah, kantor, atau stasiun transit seperti Manggarai, Tanah Abang, dan Sudirman Baru.

Waktu azan Magrib di Jakarta 22 Februari 2026 diperkirakan sekitar pukul 18.15 WIB. Warga disarankan memakai jadwal resmi Kemenag atau masjid setempat sebagai rujukan utama.

Baca Juga: Update Lalu Lintas Sore Hari di Jakarta

Nuansa Berbuka di Tengah Kota: Dari Kantor ke Stasiun

Warga Jakarta punya pola unik saat mendekati waktu Magrib. Di kawasan perkantoran seperti Sudirman, Kuningan, dan Gatot Subroto, banyak yang memilih berbuka ringan di pantry kantor, mushala gedung, atau bahkan di trotoar dekat halte Transjakarta sambil menunggu bus.

Di jalur commuter line, penumpang yang masih berada di kereta saat azan Magrib berkumandang biasanya berbuka dengan menu praktis: air mineral, roti, kurma, atau gorengan yang dibeli di stasiun sebelum naik. Situasi serupa juga terlihat di MRT dan LRT, di mana jadwal buka puasa sering bertemu dengan jam puncak pulang kantor.

Di beberapa titik seperti:

  • Stasiun Sudirman, Dukuh Atas, dan Manggarai
  • Halte CSW, Bundaran HI, dan Senayan
  • Terminal Blok M dan Kampung Rambutan

warga yang berpuasa biasanya menyiapkan bekal kecil untuk berbuka, lalu menunaikan salat Magrib di musala terdekat sebelum melanjutkan perjalanan.

Amalan Sunnah Puasa di Tengah Ritme Kota

Bagi anak Jakarta yang menjalankan puasa sunnah di hari kerja atau akhir pekan, tantangan utamanya adalah konsistensi di tengah jadwal yang superpadat. Puasa sunnah yang populer dikerjakan warga antara lain:

  • Puasa Senin-Kamis
  • Puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, 15 hijriah)
  • Puasa Sya’ban, puasa Syawal, dan puasa sunnah lainnya sesuai kalender hijriah

Meski 22 Februari 2026 jatuh pada hari Ahad, banyak warga yang tetap meneruskan kebiasaan puasa sunnah di akhir pekan, terutama yang ingin menjaga ritme ibadah atau mengejar target pribadi.

Adab dan Amalan Sunnah Saat Puasa

Ada beberapa amalan sunnah yang bisa dijaga oleh warga Jakarta saat berpuasa, tanpa mengganggu rutinitas kerja dan mobilitas harian:

  1. Menjaga niat sejak malam hari
    Niat puasa sunnah bisa dilakukan di malam hari sebelum Subuh, bahkan dalam beberapa mazhab masih dibolehkan berniat di siang hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa. Namun, membiasakan niat sejak malam hari membuat jadwal harian lebih terstruktur, termasuk mengatur jam tidur sebelum Subuh.
  2. Menjaga lisan dan sikap di jalan
    Macet di tol dalam kota, antrean KRL yang padat, atau antrian bus di halte bisa memancing emosi. Justru di sini salah satu poin penting puasa: menahan amarah, menjaga kata-kata, dan bersabar saat berkendara maupun berdesakan di transportasi umum.
  3. Memperbanyak dzikir dan doa
    Waktu perjalanan di MRT, Transjakarta, atau ojek online bisa dimanfaatkan untuk dzikir ringan atau membaca doa. Saat menjelang Magrib, terutama beberapa menit sebelum azan, ada anjuran untuk memperbanyak doa karena termasuk waktu mustajab.
  4. Menyegerakan berbuka
    Sesuai sunnah, berbuka disegerakan saat sudah masuk waktu Magrib. Di Jakarta, ini sering diaplikasikan dengan menyiapkan kurma dan air mineral di tas, sehingga begitu azan terdengar—baik dari masjid sekitar, radio, atau aplikasi—warga bisa langsung berbuka meski masih dalam perjalanan.
  5. Berbagi takjil
    Di beberapa titik seperti pinggir jalan, depan masjid, atau sekitar kantor, sering ada inisiatif kecil-kecilan berbagi takjil. Meski sederhana, ini menjadi salah satu amalan sunnah yang bisa dilakukan siapa saja tanpa harus menunggu momen besar seperti Ramadan.

Di kota sepadat Jakarta, menjaga adab, kesabaran di jalan, dan kebiasaan menyegerakan berbuka puasa jadi wujud nyata bahwa ibadah tidak pernah lepas dari ritme harian urban.

Tips Praktis Bagi Commuters yang Sedang Puasa

Supaya jadwal azan magrib Jakarta 22 Februari 2026 dan hari-hari berikutnya lebih mudah diikuti, berikut beberapa tips praktis untuk commuter dan pekerja kantoran di Jabodetabek:

  1. Setel pengingat di ponsel
    Pasang alarm 5–10 menit sebelum jadwal Magrib. Ini membantu Sobat jkt.info menyiapkan minum, takjil, dan mencari posisi aman jika sedang di jalan.
  2. Simpan takjil ringan di tas
    Kurma, air mineral, biskuit, atau roti kecil bisa jadi penyelamat saat berbuka di tengah kemacetan atau di dalam KRL. Pilih yang praktis dan tidak mudah rusak.
  3. Kenali titik masjid terdekat
    Bagi yang rutin pulang lewat koridor tertentu (misalnya Slipi–Semanggi–Blok M atau Manggarai–Jatinegara–Bekasi), hafalkan lokasi-lokasi masjid atau mushala terdekat untuk salat Magrib sebelum melanjutkan perjalanan.
  4. Atur jam lembur
    Jika memungkinkan, koordinasikan dengan tim agar break Magrib tetap bisa dinikmati sebentar untuk berbuka dan salat, lalu kembali kerja bila memang harus lembur.
  5. Gunakan aplikasi resmi jadwal salat
    Manfaatkan aplikasi jadwal salat dari lembaga resmi atau platform keagamaan terpercaya. Sesuaikan lokasi ke “Jakarta” atau aktifkan GPS agar jadwal lebih akurat.

Baca Juga: Kalender Hari Besar & Libur Nasional Jakarta Tahun Ini

Penutup: Jadikan Jadwal Magrib Sebagai Ritme Harian

Bagi warga Jakarta, jadwal azan magrib Jakarta 22 Februari 2026 bukan cuma sekadar penanda berbuka. Di tengah kesibukan kota yang tak pernah berhenti, Magrib jadi momen transisi: dari hiruk pikuk kantor ke suasana rumah, dari riuh jalanan ke hening ruang ibadah.

Anak Jakarta bisa menjadikan jadwal salat, termasuk Magrib, sebagai anchor waktu harian: kapan berangkat, kapan rehat, kapan mengurangi rapat sore, dan kapan menutup hari dengan refleksi diri. Dengan begitu, hidup di kota besar tetap punya ritme yang sehat—bukan cuma untuk tubuh dan karier, tetapi juga untuk hati.

Buat Sobat jkt.info yang beraktivitas di Jabodetabek, pastikan selalu cek update jadwal salat terkini dan cuaca harian, terutama kalau sering pulang menjelang Magrib. Tetap aman di jalan, siapkan takjil di tas, dan jangan lupa rehat sejenak saat azan berkumandang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan