Suasana CFD Rasuna Said Jakarta dengan warga berolahraga di antara gedung tinggi
Suasana CFD Rasuna Said Jakarta dengan warga berolahraga di antara gedung tinggi
0 0
Read Time:4 Minute, 52 Second

jkt.infoCFD Rasuna Said Jakarta diyakini bakal jadi ikon baru kota sekaligus magnet wisatawan mancanegara, setelah diresmikan sebagai kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) terbaru di Jakarta. Gagasan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono (atau pejabat terkait lain seperti Pramono dalam sejumlah pemberitaan), yang menilai koridor Rasuna Said punya daya tarik urban yang kuat dan mudah dipromosikan sebagai destinasi city walk akhir pekan.

Berlokasi di jantung Kuningan, Jakarta Selatan, CFD Rasuna Said digelar setiap Minggu pagi dengan konsep yang mirip dengan CFD Sudirman–Thamrin. Bedanya, koridor Rasuna Said dikebut untuk tampil sebagai wajah baru Jakarta modern: dinaungi gedung-gedung perkantoran, dekat area mixed-use, dan terhubung dengan beragam moda transportasi publik dari Transjakarta, LRT Jabodebek, hingga MRT yang bisa diakses dengan sedikit perpindahan.

CFD Rasuna Said Jakarta Diincar Jadi Ikon Baru

Sobat jkt.info, kehadiran CFD Rasuna Said bukan sekadar membuka satu ruas jalan bebas kendaraan lagi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut kawasan ini disiapkan sebagai etalase gaya hidup urban Jakarta: olahraga, rekreasi keluarga, sampai aktivitas komunitas kreatif.

Dalam beberapa pernyataan, pejabat Pemprov DKI menegaskan keyakinan bahwa Rasuna Said punya potensi jadi ikon baru yang bisa dijual ke turis asing. Pemandangan gedung-gedung tinggi, trotoar yang makin lebar, akses ke pusat bisnis Kuningan, sampai kedekatan dengan kawasan diplomatik di sekitar HR Rasuna Said menjadi salah satu alasan utamanya.

CFD Rasuna Said Jakarta diproyeksikan sebagai “etalase akhir pekan” Jakarta modern: ramah pejalan kaki, dekat transportasi publik, dan punya lanskap skyline yang ikonik.

Bagi wisatawan mancanegara yang menginap di hotel-hotel sekitar Kuningan, Setiabudi, atau Mega Kuningan, CFD ini bisa menjadi paket aktivitas sederhana tapi menarik: jalan santai, ngopi di kafe sekitar, lalu lanjut eksplor mal dan pusat kuliner di radius yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau transportasi umum.

Rute, Jam Operasional, dan Akses ke CFD Rasuna Said

Warga Jakarta yang biasa main ke CFD Sudirman–Thamrin sekarang punya alternatif baru. Koridor CFD Rasuna Said Jakarta umumnya melintasi ruas utama Jalan HR Rasuna Said dengan penutupan kendaraan bermotor di jam-jam tertentu. Pola penutupan biasanya:
– Minggu pagi
– Mulai sekitar pukul 06.00 WIB hingga 10.00–11.00 WIB (menyesuaikan kebijakan terbaru Pemprov DKI)

Karena detail teknis kerap diperbarui, Pemprov DKI mengimbau warga untuk rutin mengecek pengumuman resmi sebelum berangkat. Penutupan jalan akan berdampak ke pengalihan sejumlah rute kendaraan pribadi dan angkutan umum di sekitar Kuningan, Setiabudi, dan Mampang.

Akses ke CFD Rasuna Said relatif mudah bagi commuters dan turis yang mengandalkan transportasi publik:

  • Transjakarta: Koridor-koridor yang melintasi Kuningan dan HR Rasuna Said menjadi pintu masuk utama. Penumpang bisa turun di halte-halte sekitar koridor lalu lanjut jalan kaki.
  • LRT Jabodebek: Stasiun-stasiun dekat Rasuna Said dapat dimanfaatkan sebagai titik awal, lalu dilanjutkan dengan bus pengumpan atau jalan kaki, tergantung jarak.
  • MRT Jakarta: Meski tidak lurus di atas MRT line, area Rasuna Said terhubung singkat dengan kawasan Sudirman dan Setiabudi. Kombinasi MRT + ojek online atau Transjakarta bisa jadi opsi.

Baca Juga: Update Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Selatan

Magnet Baru Wisatawan Mancanegara di Jakarta

Warga Jakarta mungkin sudah akrab dengan konsep CFD, tapi untuk turis mancanegara, ini bisa jadi pengalaman yang cukup unik. Di banyak kota besar dunia, car free day menjadi ajang mengenal kota dari level jalan: interaksi dengan warga lokal, menikmati jajanan kaki lima, hingga menyerap suasana kota tanpa kebisingan kendaraan bermotor.

CFD Rasuna Said menawarkan beberapa nilai jual untuk turis:

  • Skyline dan arsitektur urban: Deretan gedung perkantoran dan hotel di Kuningan memberi latar foto yang instagramable, terutama di pagi hari saat cahaya matahari keemasan menyinari fasad kaca gedung.
  • Akses ke kawasan diplomatik: Banyak kedutaan dan kantor organisasi internasional di sekitar Rasuna Said, yang membuat area ini sudah cukup familiar bagi ekspatriat dan tamu asing.
  • Dekat pusat kuliner dan mal: Setelah CFD, wisatawan bisa lanjut ke spot-spot kuliner maupun pusat belanja di Kuningan City, Setiabudi, hingga area Mega Kuningan.

Pemerintah provinsi melihat tren maraknya wisata urban dan city walking di kalangan turis muda sebagai peluang. CFD Rasuna Said bisa dikemas sebagai bagian dari paket tur akhir pekan Jakarta: mulai dari CFD, lanjut museum dan kota tua, hingga jelajah kuliner malam.

Dampak untuk Warga dan Peluang Ekonomi Lokal

Untuk Anak Jakarta yang tinggal atau kerja di sekitar koridor Rasuna Said, CFD ini membawa dua sisi: tantangan rekayasa lalu lintas, tapi juga peluang ekonomi baru. Pelaku UMKM kuliner, komunitas olahraga, hingga usaha jasa kecil (penyewaan sepeda, printing kaos komunitas, dan sebagainya) bisa memanfaatkan keramaian Minggu pagi.

Namun Pemprov DKI biasanya membatasi dan menata pedagang kaki lima di area CFD agar jalur pejalan kaki dan pesepeda tetap nyaman. Skema zonasi PKL, pengelolaan sampah, dan penjagaan kebersihan jadi perhatian, apalagi bila kawasan ini disiapkan sebagai wajah wisata kota bagi tamu internasional.

Jika dikelola konsisten, CFD Rasuna Said Jakarta bukan cuma tempat olahraga pagi, tapi juga panggung UMKM dan komunitas kreatif yang memperkaya citra kota di mata turis asing.

Baca Juga: Kalender Event Seru Akhir Pekan di Jakarta

Tips buat Warga dan Turis yang Mau ke CFD Rasuna Said

Biar pengalaman di CFD Rasuna Said makin maksimal, ini beberapa tips praktis:

  • Datang lebih pagi untuk menghindari kepadatan dan mendapatkan udara yang lebih segar.
  • Gunakan transportasi publik agar tidak terjebak rekayasa lalu lintas dan lebih ramah lingkungan.
  • Bawa tumbler dan peralatan pribadi untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.
  • Patuhi aturan CFD: dilarang merokok, buang sampah sembarangan, atau mengendarai kendaraan bermotor di area yang sudah ditutup.
  • Manfaatkan momen foto: skyline Rasuna Said di pagi hari cocok untuk jadi materi feed dan story, terutama untuk turis yang ingin menunjukkan sisi modern Jakarta.

Commuters dan Sobat jkt.info yang biasa melintas Rasuna Said di hari kerja juga diimbau untuk cek info terkini soal rute alternatif dan penutupan jalan setiap Minggu. Dengan manajemen yang rapi, CFD Rasuna Said Jakarta berpotensi jadi ikon baru kebanggaan kota sekaligus etalase wisata urban yang ramah bagi warga lokal dan wisatawan mancanegara.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan